Tutorial Mengambil Uang dari ATM di Jepang: 7 Langkah Mudah Ambil Uang Dengan Kartu ATM BCA Di [y] Lengkap Dengan Video!

Tutorial Cara Ambil Uang Di ATM Jepang Pakai ATM BCA

Jepang, Tempat Wisata, Tips Liburan, Travel Vlog

Berikut ini adalah tutorial langkah-langkah sederhana untuk mengambil uang dari ATM di Jepang dengan menggunakan kartu ATM BCA.

Semoga tutorial ini bermanfaat bagi kamu yang berencana atau sedang jalan jalan ke Jepang dan membutuhkan uang tunai.

Ingatlah untuk selalu menjaga keamanan dan kerahasiaan PIN ATM kamu. Selamat bertransaksi!

Tutorial Mengambil Uang dari ATM di Jepang: 7 Langkah Mudah Ambil Uang Dengan Kartu ATM BCA Di 2024 Lengkap Dengan Video!

 

Tutorial Cara Ambil Uang Di ATM Jepang Dengan ATM BCA [ Travel Vlog Jalan Jalan Di Jepang ]
Watch this video on YouTube.
Subscribe ke Youtube Fahmi Catperku.com ya!

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

1. Menemukan Mesin ATM Terdekat

Jika kamu berada di Jepang dan membutuhkan uang tunai, jangan khawatir, cara mengambil uang dari ATM di sini hampir sama dengan di Indonesia.

Yang pertama kamu perlu lakukan adalah mencari mesin ATM terdekat. Di Jepang, mesin ATM sangat mudah ditemukan dan tersebar luas.

Kamu bisa menemukannya di stasiun kereta, bandara, pusat perbelanjaan, bahkan minimarket.

Salah satu bank yang paling umum dan sering ditemukan di Jepang adalah Seven Bank.

Mungkin kamu sudah familiar dengan logo Seven Bank yang mirip dengan logo 7 Eleven, toko serba ada yang sangat terkenal di Jepang.

BACA JUGA :  Video Drone Gunung Kerinci Plus Jalan Jalan Di Kebun Teh Kayu Aro

Langkah-langkah yang akan saya bagikan ini didasarkan pada pengalaman saya menggunakan mesin ATM Seven Bank.

2. Memasukkan Kartu ATM dan Memilih Bahasa

Setelah kamu menemukan mesin ATM yang cocok, langkah pertama adalah memasukkan kartu ATM kamu ke dalam slot yang disediakan.

Tunggu sebentar hingga mesin ATM membaca kartu kamu. Selanjutnya, kamu akan diminta untuk memilih bahasa yang akan digunakan dalam transaksi ATM.

Bahasa Inggris biasanya tersedia, dan ini adalah pilihan yang saya pilih. Meski demikian, beberapa mesin ATM mungkin juga menyediakan opsi bahasa Indonesia.

3. Memilih Jenis Transaksi dan Sumber Dana

Setelah memilih bahasa, kamu akan diminta untuk memilih jenis transaksi yang ingin kamu lakukan dan juga sumber dana yang akan kamu gunakan.

Karena kita akan mengambil uang, pilihlah opsi “withdrawal” atau “penarikan uang.” Selanjutnya, pilih sumber dana yang akan digunakan, biasanya berupa tabungan (savings).

Saya kurang familiar dengan opsi-opsi lainnya karena mayoritas orang akan menggunakan opsi penarikan dari tabungan.

Namun, jika ada kebutuhan lain, pastikan untuk memilih sesuai dengan kebutuhanmu.

4. Memasukkan PIN

Di Jepang, prosedur penggunaan ATM sedikit berbeda dari yang biasanya kita temui di Indonesia.

Di sini, kamu akan diminta untuk memasukkan PIN setelah memilih jenis transaksi dan sumber dana.

Masukkan nomor PIN ATM kamu seperti biasa, dan jangan lupa untuk mengklik tombol “Confirm” atau “OK” untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

5. Memilih Nominal yang Ingin Diambil

Langkah berikutnya adalah memilih jumlah uang yang ingin kamu tarik.

ATM di Jepang menawarkan berbagai pilihan pecahan uang, seperti 10.000 Yen atau 1.000 Yen. Pilih sesuai kebutuhanmu.

Saran saya, jika kamu hanya membutuhkan jumlah uang tertentu, pilih pecahan yang sesuai agar kamu tidak perlu repot menghitung uang receh.

BACA JUGA :  Explore Wisata Alam Wakatobi Island Indonesia!

Setelah memilih, klik tombol “Confirm” atau “OK” untuk melanjutkan.

6. Memilih Jenis Kurs

Saat menggunakan kartu debit atau kredit di ATM di luar negeri, kamu akan diberi opsi untuk menyelesaikan transaksi dalam mata uang lokal negara tersebut atau mata uang asal kartu kamu.

Ini sering disebut sebagai dynamic currency conversion (DCC).

Sebagai contoh, jika kamu memilih untuk menyelesaikan transaksi dalam mata uang Yen Jepang (JPY), maka bank di Indonesia (misalnya Bank BCA) akan mengkonversi jumlah tersebut ke Rupiah (IDR) sesuai dengan kurs yang berlaku saat itu.

Perlu diingat bahwa biasanya ada biaya admin tambahan untuk konversi mata uang ini.

Namun, jika kamu memilih untuk menyelesaikan transaksi dalam Rupiah, mesin ATM atau bank lokal di Jepang yang menawarkan layanan dynamic currency conversion (DCC) akan mengkonversi jumlah tersebut dari Yen Jepang (JPY) ke Rupiah (IDR) menggunakan kurs yang mereka tetapkan.

Kamu dapat memilih sesuai preferensimu, namun perlu diingat bahwa kurs dan biaya tambahan dapat berbeda-beda tergantung pada pilihan yang kamu pilih.

Pastikan untuk memahami konsekuensi dari pilihan kurs yang kamu pilih sebelum melanjutkan.

7. Mengambil Kartu, Uang, dan Struk

Setelah semua langkah di atas selesai, kamu hanya perlu menekan tombol yang sesuai dengan pilihan kurs yang kamu inginkan, baik itu Rupiah atau Yen Jepang (JPY).

Transaksi akan segera diproses, dan dalam sekejap, kamu akan mendapatkan uang tunai yang kamu inginkan.

Jangan lupa untuk mengambil kartu ATM kamu, uang yang sudah ditarik, dan juga struk sebagai bukti transaksi.


Fahmi

Fahmi adalah kontributor sekaligus penulis catperku.com, Travel Blogger dari Indonesia, Travel Vlogger Indonesia juga. Dulunya mas-mas kantoran, tapi sekarang berjuang menjadi pekerja lepas demi kebebasan memilih waktu liburan. Suka liburan ke Pantai tapi jarang nyebur, hobi trekking karena demen jalan kaki. Suka traveling di Indonesia, tapi juga nggak nolak kalau ada kesempatan liburan ke luar negeri. Travel Blogger Indonesia yang bermimpi buat keliling dunia, traveling jalur darat Asia-Eropa, Naik kereta api lewat Trans-Siberia, lalu menghabiskan masa pensiun di desa kampung halamannya. Nggak banyak kan mimpi saya? Anyway, kalau tertarik membantu mewujudkan mimpi saya, bisa hubungi di [email protected] ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *