Kyoto Tower: Menara Observasi Tertinggi di Kyoto

Jepang, Tempat Wisata, Travel Vlog

Kamu pasti pernah mendengar tentang Kyoto, salah satu kota terindah di Jepang yang penuh dengan sejarah dan budaya yang kaya. Nah, di tengah keramaian dan pesona kota ini, ada satu landmark yang benar-benar mencuri perhatian, yaitu Kyoto Tower. Menara ini adalah salah satu ikon Kyoto dan menjadi daya tarik utama bagi wisatawan dari seluruh dunia.

Video Menara Kyoto dan Keindahannya Di Malam Hari

 

Naik Ke Kyoto Tower, Melihat Pemandangan Malam Hari Kota Kyoto [ Travel Vlog Jalan Jalan Di Jepang ]
Watch this video on YouTube.
Subscribe ke Youtube Fahmi Catperku.com ya!

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Menara Observasi dengan Ketinggian 100 Meter

Saat kamu berada di Kyoto, naiklah ke atas Kyoto Tower untuk pengalaman tak terlupakan.

Menara ini memiliki sebuah balkon observasi yang terletak pada ketinggian 100 meter atau sekitar 328 kaki dari permukaan tanah.

Dari sini, kamu dapat menikmati pemandangan spektakuler Kota Kyoto yang memukau mata.

Apakah kamu datang di musim semi ketika sakura (bunga cherry) mekar, musim panas yang cerah, musim gugur dengan daun-daun berwarna merah, atau musim dingin yang salju turun, pemandangan dari observatorium ini akan selalu memukau hatimu.

Menara Observasi dengan Ketinggian 100 Meter

Menara dengan Desain Terinspirasi Mercusuar

Kyoto Tower memiliki desain yang unik dan terinspirasi oleh mercusuar.

Menara ini seolah-olah menerangi kota seperti cahaya pemandu di tengah laut yang gelap.

BACA JUGA :  Kota Sakai: Surganya Kerajinan Pisau Jepang

Desainnya yang elegan dan sederhana membuatnya menonjol di antara bangunan-bangunan lain di sekitarnya.

Ketika malam tiba, Kyoto Tower menjadi semakin cantik dengan penerangan yang indah, menciptakan suasana romantis yang sempurna untuk pasangan yang berkunjung.

Maskot Terkenal – Tawawa-chan

Tidak hanya menara itu sendiri yang menarik perhatian, tetapi Kyoto Tower juga memiliki maskot yang terkenal di kalangan penduduk Kyoto, yaitu Tawawa-chan.

Maskot ini adalah sosok yang lucu dan imut, dengan topi merah yang ikonik.

Kamu bisa menemui Tawawa-chan di berbagai merchandise yang dijual di sekitar Kyoto Tower, seperti gantungan kunci, boneka, dan lainnya.

Jika kamu beruntung, mungkin kamu juga bisa berfoto bersama Tawawa-chan yang selalu siap menyambut pengunjung dengan senyuman.

Menara Kyoto: Sebuah Pusat Hiburan Lengkap

Menara Kyoto Sebuah Pusat Hiburan Lengkap

Menara Kyoto – Tidak Hanya Pemandangan Indah

Meskipun pemandangan dari balkon observasi adalah salah satu daya tarik utama Kyoto Tower, menara ini juga menawarkan banyak hiburan lain yang tidak boleh kamu lewatkan.

Berikut beberapa hal menarik yang bisa kamu nikmati di dalam menara:

Pandangan 360-Derajat di Lantai Observasi

Tentu saja, yang pertama adalah pemandangan 360-derajat dari lantai observasi di ketinggian 100 meter.

Ini adalah tempat yang sempurna untuk mengambil foto-foto indah dan berbagi momen spesial dengan teman-teman atau keluarga.

Kamu dapat melihat seluruh kota Kyoto dari ketinggian, termasuk landmark terkenal seperti Kuil Kiyomizu-dera dan Istana Nijo.

Jangan lupa membawa kamera!

Tempat Makan dan Minum di Kyoto Tower

Di dalam Kyoto Tower, kamu akan menemukan berbagai restoran dan tempat makan yang menawarkan berbagai hidangan lezat.

Jika kamu suka kuliner Jepang, ada banyak restoran yang menyajikan sushi, ramen, dan makanan Jepang lainnya dengan cita rasa otentik.

Selain itu, ada juga beer garden di dalam menara, tempat kamu bisa menikmati bir segar sambil menikmati pemandangan Kota Kyoto yang indah.

Pengalaman Menginap di Kyoto Tower Hotel

Bagi yang ingin merasakan pengalaman menginap yang unik, Kyoto Tower Hotel adalah pilihan yang sempurna.

Hotel ini memiliki fasilitas yang nyaman dan pelayanan yang ramah.

Kamu bisa tidur nyenyak di malam hari setelah seharian berkeliling Kyoto, dan pagi harinya langsung menuju balkon observasi untuk menikmati matahari terbit.

BACA JUGA :  Hampir Mabuk Di Perjalanan Ke Desa Kota Bani!!

Belanja dan Souvenir di Kyoto Tower Sando

Tidak ketinggalan, ada juga Kyoto Tower Sando, tempat kamu bisa berbelanja berbagai macam souvenir dan barang-barang unik yang terkait dengan Kyoto.

Jadi, jangan lupa untuk membeli oleh-oleh khas Kyoto sebelum pulang!

Sejarah Menara Kyoto: Kejutan di Balik Pembangunannya

Sejarah Menara Kyoto Kejutan di Balik Pembangunannya

Awal Mula Menara Kyoto

Menara Kyoto tidak hanya sebuah bangunan indah, tetapi juga memiliki sejarah yang menarik.

Awalnya, gagasan untuk membangun menara ini muncul pada awal tahun 1960-an dan direncanakan untuk dibangun sehubungan dengan Olimpiade Musim Panas 1964 di Tokyo.

Pembangunan dimulai pada tahun 1963 di bekas lokasi kantor pos pusat Kyoto dan selesai pada akhir tahun 1964.

Dalam waktu yang relatif singkat, Kyoto Tower menjadi salah satu landmark kota ini.

Struktur Unik Menara Kyoto

Salah satu hal yang membuat Menara Kyoto unik adalah struktur bangunannya.

Berbeda dengan banyak menara observasi lainnya, seperti Menara Tokyo, yang menggunakan kerangka kisi-kisi logam, Menara Kyoto memiliki struktur interior yang terdiri dari banyak cincin baja yang ditumpuk di atas satu sama lain.

Struktur ini kemudian ditutup dengan lempengan baja ringan dengan ketebalan 12–22 mm.

Efek keseluruhan dari desain ini adalah agar menara menyerupai lilin Jepang, memberikan sentuhan estetika yang khas.

Menara yang Tahan Gempa dan Angin

Menara Kyoto dirancang oleh Makoto Tanahashi, seorang doktor teknik di Universitas Kyoto, dengan perhatian khusus terhadap ketahanan gempa dan angin.

Struktur menara ini dapat menahan angin hingga kecepatan 201 mph dan bertahan dari gempa bumi yang berkekuatan jauh lebih besar daripada gempa bumi Kobe atau gempa bumi Tokyo.

Ini menunjukkan betapa kokohnya konstruksi menara ini, sehingga kamu bisa merasa aman saat berada di dalamnya.

Perjalanan Sejarah Menara Kyoto

Setelah dibuka untuk umum pada 28 Desember 1964, Menara Kyoto menjadi salah satu destinasi wisata terpopuler di Kyoto.

Dalam tahun pertama pembukaannya, lebih dari 1 juta orang mengunjungi balkon observasi menara ini.

Namun, seperti banyak objek wisata lainnya, daya tarik Menara Kyoto mengalami pasang-surut selama bertahun-tahun.

BACA JUGA :  Cerita Resto Tatsumiya: Dari Penjual Teh ke Restoran Legendaris

Pada tahun 1999, penjualan tiket balkon observasi anjlok menjadi kurang dari 400.000 setahun, atau sekitar 1.100 sehari.

Meskipun demikian, menara ini tetap menjadi salah satu ikon kota Kyoto yang tak tergantikan.

[ Baca Juga: Mengunjungi Kuil Shinto Fushimi Inari Taisha di Kyoto ]

Kontroversi seputar Menara Kyoto

Tantangan Pembangunan Menara Kyoto

Menara Kyoto tidak selalu mendapat sambutan hangat dari masyarakat sejak awal perencanaannya.

Penentangan publik muncul bukan hanya karena biaya pembangunan menara yang besar, sekitar ¥380 juta pada tahun 1963 (setara dengan $1,056 juta saat itu), tetapi juga karena desain puncak menara yang dianggap terlalu modern untuk kota kuno seperti Kyoto.

Beberapa orang merasa bahwa bentuk jarum menara tersebut tidak cocok dengan arsitektur tradisional Kyoto yang penuh dengan bangunan bersejarah.

Peraturan Konstruksi yang Ketat di Kyoto

Peraturan konstruksi di Kyoto membatasi ketinggian maksimum bangunan, sehingga memunculkan persepsi proporsi antara Menara Kyoto dan bangunan-bangunan lain di sekitarnya yang lebih rendah.

Meskipun kontroversial pada awalnya, peraturan konstruksi ini akhirnya memastikan bahwa Menara Kyoto tetap menjadi bangunan buatan manusia tertinggi di kota ini sejak pembangunannya.

Ini adalah bagian dari upaya untuk menjaga tampilan kota yang kuno dan mempertahankan harmoni antara gaya arsitektur modern dan tradisional.

Lokasi dan Informasi Praktis

Lokasi Menara Kyoto

Menara Kyoto terletak di alamat berikut:

  • Alamat: 721-1 Higashi-shiokoji-cho, Shichijo-sagaru, Karasuma-tori, Shimogyo-ku, Kyoto-shi, Kyoto

Menara ini sangat mudah diakses, hanya sekitar 2 menit jalan kaki dari Stasiun JR Kyoto.

Jadi, tidak akan sulit bagi kamu untuk mencapai destinasi ini saat berada di kota Kyoto.

Jam Operasional dan Harga Tiket

Menara Kyoto buka setiap hari dari pukul 9 pagi hingga 9.20 malam, dengan waktu terakhir masuk pada pukul 9 malam.

Harga tiket masuk bervariasi, dengan tarif dewasa seharga 800 yen, siswa SMA 650 yen, siswa SMP atau SD 550 yen, anak-anak berusia 3 tahun atau lebih 150 yen, dan penyandang disabilitas (bersertifikasi) 400 yen.

Harga tiket ini sangat terjangkau untuk pengalaman yang akan kamu dapatkan di dalam menara ini.

Kunjungan yang Tidak Akan Pernah Terlupakan

Dengan pemandangan indah, hiburan beragam, dan sejarah menarik di baliknya, Kyoto Tower adalah tempat yang wajib kamu kunjungi saat berada di Kyoto.

Kamu bisa menikmati keindahan kota ini dari ketinggian, bersantap enak, dan bahkan menginap di dalamnya.

Selain itu, kamu juga bisa membawa pulang beragam souvenir unik sebagai kenang-kenangan.

Kyoto Tower adalah tempat yang akan membuat kunjunganmu ke Kyoto menjadi lebih istimewa dan tak terlupakan. Jadi, jangan lupa mampir ke sini saat berada di kota yang indah ini!


Fahmi

Fahmi adalah kontributor sekaligus penulis catperku.com, Travel Blogger dari Indonesia, Travel Vlogger Indonesia juga. Dulunya mas-mas kantoran, tapi sekarang berjuang menjadi pekerja lepas demi kebebasan memilih waktu liburan. Suka liburan ke Pantai tapi jarang nyebur, hobi trekking karena demen jalan kaki. Suka traveling di Indonesia, tapi juga nggak nolak kalau ada kesempatan liburan ke luar negeri. Travel Blogger Indonesia yang bermimpi buat keliling dunia, traveling jalur darat Asia-Eropa, Naik kereta api lewat Trans-Siberia, lalu menghabiskan masa pensiun di desa kampung halamannya. Nggak banyak kan mimpi saya? Anyway, kalau tertarik membantu mewujudkan mimpi saya, bisa hubungi di [email protected] ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *