Naik Kapal Pesiar Mewah Keliling Danau Biwa!

Menjelajahi Keindahan Danau Biwa: Danau Air Tawar Terbesar di Jepang

Jepang, Tempat Wisata, Travel Vlog

Ketika berbicara tentang keindahan alam Jepang, pikiran kita mungkin langsung tertuju pada gunung-gunung indah, bunga sakura yang mekar, atau hutan-hutan lebat. Namun, Jepang juga memiliki keajaiban alam yang tersembunyi di dalamnya, dan salah satunya adalah Danau Biwa (琵琶湖, Biwa-ko).

Danau ini bukan hanya danau biasa, melainkan danau terluas di Jepang, dan memiliki sejarah dan pesona alam yang begitu memikat.

Dalam artikel ini, mari kita eksplorasi lebih dalam tentang Danau Biwa dan semua hal menarik yang dapat kamu nikmati di sekitarnya.

Keindahan Alami yang Menakjubkan

Danau Biwa terletak di Prefektur Shiga, sebelah timur laut kota Kyoto.

Danau ini diberi nama berdasarkan bentuk alaminya yang mirip biwa, alat musik tradisional Jepang.

Dengan garis pantai sepanjang sekitar 235 kilometer, Danau Biwa menawarkan berbagai aktivitas dan pemandangan alam yang luar biasa.

Eksplorasi Danau Biwa dan Kapal Pesiar

Salah satu daya tarik utama Danau Biwa adalah pantainya yang menakjubkan. Kamu dapat menikmati pasir putih dan ombak lembut di sepanjang pantai.

Jangan lupa untuk mencoba berenang atau bahkan berlayar dengan kapal pesiar yang menyenangkan di perairan yang tenang.

Pantai Omimaiko yang berada di sisi barat danau adalah tempat yang sangat populer, terutama saat musim panas.

Pantai ini dikelilingi oleh pepohonan pinus yang rimbun, menciptakan suasana yang sejuk dan nyaman.

BACA JUGA :  Wisata Bahari di Pantai Sanur: Melihat Matahari Terbit dan Aktivitas Seru Lainnya

 

Naik Kapal Pesiar Mewah Keliling Danau Biwa! [ Travel Vlog Jalan Jalan Di Jepang ]
Watch this video on YouTube.
Subscribe ke Youtube Fahmi Catperku.com ya!

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Jelajah Pulau-Pulau di Danau

Danau Biwa memiliki beberapa pulau menarik yang dapat kamu jelajahi.

Kapal-kapal feri yang khas membawa pengunjung ke Pulau Chikubu, yang terkenal karena kuil-kuil dan bangunan-bangunan bersejarahnya yang memikat.

Pulau ini juga dikenal sebagai tempat dewi Benzaiten diabadikan.

Di sini, kamu dapat mengeksplorasi warisan budaya Jepang yang kaya sambil menikmati pemandangan danau yang menakjubkan.

Sejarah Danau Biwa yang Kaya

Danau Biwa bukan hanya tempat yang indah secara alami, tetapi juga memiliki sejarah yang kaya.

Danau ini terbentuk sekitar 4 hingga 6 juta tahun yang lalu akibat pergeseran kerak bumi.

Sejarah panjangnya mencakup berbagai peristiwa dan perubahan seiring berjalannya waktu.

Kitab Kojiki dan Kitab Manyōshū

Dalam Kitab Kojiki, Danau Biwa disebut sebagai Afumi no umi (Danau Afumi).

Pada abad ke-7, Kaisar Tenji bahkan pernah memindahkan ibu kota ke Ōtsu no miya, yang berada di dekat danau ini.

Di dalam kitab Manyōshū, danau ini disebut Awami, dan seiring berjalannya waktu, pengucapannya berubah menjadi Ōmi, yang kemudian menjadi nama Provinsi Ōmi.

Penemuan Nama “Biwa-ko”

Meskipun Danau Biwa sangat luas, orang-orang pada zaman dulu tidak tahu persis bentuk danau ini.

Nama “Biwa-ko” (Danau Biwa) baru muncul pada pertengahan zaman Edo.

Ini terjadi setelah kemajuan dalam teknik pengukuran pada saat itu, dan bentuk danau ini dianggap mirip dengan alat musik tradisional Jepang, biwa.

Keindahan Alam yang Dilindungi

Salah satu penghargaan bagi Danau Biwa adalah statusnya sebagai situs lahan basah yang dilindungi Konvensi Ramsar.

BACA JUGA :  Pantai Jimbaran Bali Sore Hari Kayak Gimana Sih?

Hal ini menunjukkan pentingnya menjaga ekosistem dan keberlanjutan lingkungan di sekitar danau ini.

Pusat Prefektur Shiga

Danau Biwa menempati sekitar 1/6 luas wilayah Prefektur Shiga.

Sungai Seta mengalir ke Teluk Osaka sebagai Sungai Uji dan Sungai Yodo, dan air ledeng di kota Kyoto diambil dari Kanal Danau Biwa (Biwako Sosui), yang mengambil air dari Danau Biwa.

Jadi, keberadaan danau ini memiliki dampak langsung pada kehidupan sehari-hari di kota Kyoto.

Perlindungan Kualitas Air

Perlindungan kualitas air Danau Biwa sangat penting, dan undang-undang pencegahan eutrofikasi Danau Biwa diberlakukan pada tahun 1980 untuk menjaga keseimbangan ekosistem danau ini.

Lahan Basah yang Dilindungi oleh Konvensi Ramsar

Pada tahun 1993, Danau Biwa juga mendapatkan status sebagai lahan basah yang dilindungi berdasarkan Konvensi Ramsar.

Ini menandakan pentingnya pelestarian alam dan keanekaragaman hayatinya.

Aktivitas Menarik di Sekitar Danau Biwa

Ketika kamu berkunjung ke Danau Biwa, terdapat berbagai aktivitas yang dapat kamu nikmati.

Apakah kamu adalah seorang penggemar alam, pecinta budaya, atau pencinta petualangan, ada sesuatu yang cocok untuk semua orang.

Pantai Omimaiko

Pantai Omimaiko yang berada di sisi barat Danau Biwa adalah tempat yang sempurna untuk berlibur saat musim panas.

Dengan pasir putih yang lembut dan hutan pinus yang rimbun, pantai ini menawarkan pemandangan yang memukau.

Kamu dapat mencapainya dengan naik kereta JR Kosei Line menuju Stasiun Omi-Maiko, yang hanya berjarak 5 menit dari pantai.

Berkemah di Danau Biwa

Jika kamu mencari pengalaman berkemah yang unik, Perkemahan Okubiwako di ujung utara danau adalah tempat yang tepat.

Di sini, kamu dapat menyewa tenda atau mencoba “kemah mewah” di pondokan sederhana yang dilengkapi dengan segala kenyamanan.

Dikelilingi oleh panorama perairan, ini adalah cara santai untuk menikmati keindahan alam Prefektur Shiga.

BACA JUGA :  Pengalaman Menggunakan Fujifilm XA5: Review Setelah 6 Bulan

Kamu bahkan dapat menyewa hampir semua peralatan yang kamu butuhkan, termasuk kapal motor kecil untuk menjelajahi danau.

Aktivitas Air

Bagi pecinta air, Danau Biwa menawarkan berbagai aktivitas seru.

Kamu dapat menyewa kano, kayak, atau mencoba stand up paddle boarding.

Jika kamu ingin mempelajari seni berlayar atau selancar angin, BSC Watersports Center di Kota Otsu adalah tempat yang tepat untuk mencoba aktivitas-aktivitas ini.

Selama musim dingin, terdapat fasilitas bermain ski bagi anak-anak, sehingga ada sesuatu yang menarik sepanjang tahun.

Berlayar di Danau

Biwako Cruise menawarkan pengalaman berlayar yang tak terlupakan di sekitar ujung selatan Danau Biwa.

Kamu dapat memilih antara kapal uap besar seperti yang kamu lihat di Sungai Mississippi atau Michigan Cruise, yang menawarkan pelayaran dengan makanan dan hiburan, atau pilihan yang lebih kecil seperti South Lake Cruise.

Kedua jenis kapal ini berangkat dari Pelabuhan Otsu.

Musim Dingin di Lembah Biwako

Musim dingin adalah waktu yang luar biasa untuk menikmati Danau Biwa dengan cara yang berbeda.

Kereta gantung tercepat di Jepang membawa kamu ke Gn. Horai, menuju Lembah Biwako, sebuah resor ski yang populer.

Kamu dapat bermain ski atau papan seluncur salju sambil menikmati pemandangan indah danau di bawahnya.

Di musim panas, suhu di lembah ini lebih dingin daripada di kota, sehingga kamu dapat menikmati angin sejuk sambil menikmati pemandangan, mencoba seluncur gantung, atau bahkan naik wahana “Skywalker” yang memicu vertigo.

Kesimpulan

Danau Biwa adalah salah satu permata tersembunyi Jepang yang mempesona dengan keindahan alamnya yang menakjubkan dan sejarah yang kaya.

Dengan beragam aktivitas dan pemandangan yang ditawarkan, ini adalah destinasi yang sempurna untuk menghabiskan waktu liburanmu.

Dari pantai-pantai indah hingga pulau-pulau bersejarah, Danau Biwa memiliki semua yang kamu butuhkan untuk pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Jadi, jangan lewatkan kesempatan untuk menjelajahi keajaiban alam ini ketika kamu berada di Jepang!


Fahmi

Fahmi adalah kontributor sekaligus penulis catperku.com, Travel Blogger dari Indonesia, Travel Vlogger Indonesia juga. Dulunya mas-mas kantoran, tapi sekarang berjuang menjadi pekerja lepas demi kebebasan memilih waktu liburan. Suka liburan ke Pantai tapi jarang nyebur, hobi trekking karena demen jalan kaki. Suka traveling di Indonesia, tapi juga nggak nolak kalau ada kesempatan liburan ke luar negeri. Travel Blogger Indonesia yang bermimpi buat keliling dunia, traveling jalur darat Asia-Eropa, Naik kereta api lewat Trans-Siberia, lalu menghabiskan masa pensiun di desa kampung halamannya. Nggak banyak kan mimpi saya? Anyway, kalau tertarik membantu mewujudkan mimpi saya, bisa hubungi di [email protected] ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *