Panduan Liburan Musim Semi Di Jepang Terbaru!

Panduan Liburan Musim Semi Di Jepang

Jepang, Tempat Wisata, Tips Liburan, Travel Vlog

Musim semi di Jepang adalah salah satu periode terbaik untuk liburan dan mengunjungi negeri ini.

Saat salju yang menutupi gunung-gunung mulai menyusut dan pepohonan yang gundul mulai menghasilkan dedaunan baru, semangat kegembiraan menyelimuti kota-kota di seluruh negeri.

Pada akhir bulan Maret, warga Jepang berkumpul di luar ruangan untuk menikmati musim semi yang mempesona, seiring mekarnya bunga sakura yang ikonik.

Musim Semi di Jepang: Saat Keindahan Alam Berkembang

 

Musim Semi Di Jepang Dalam 1 Menit! [ Travel Vlog Jalan Jalan Di Jepang ]
Watch this video on YouTube.
Subscribe ke Youtube Fahmi Catperku.com ya!

 

Soundtrack: Amour Mico, Kokoronotomo – https://youtu.be/yg8evoMyZNw

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Cuaca yang Nyaman untuk Berpetualang

Salah satu alasan musim semi sangat disukai adalah cuaca yang nyaman.

Suhu rata-rata sekitar 12 derajat Celsius membuat perjalanan menjadi lebih menyenangkan.

Anda bisa dengan nyaman mengenakan pakaian luar dan sweter tipis saat liburan menjelajahi keindahan alam Jepang.

Namun, jika Anda berencana untuk menuju ke pegunungan atau ke utara pulau Hokkaido, perlu diingat bahwa cuaca bisa menjadi lebih dingin.

Petualangan Ski di Hokkaido

Hokkaido, yang terletak di utara Jepang, masih mempertahankan salju segar pada awal musim semi.

Bagi para penggemar ski dan snowboard, ini adalah saat yang sempurna untuk mengejar butiran salju yang lembut.

Destinasi ski terkenal seperti Niseko, Furano, dan Rusutsu tetap buka meskipun sudah memasuki bulan Maret.

Niseko

Niseko adalah rumah bagi empat resor ski yang terhubung, menjadikannya destinasi yang sangat populer bagi para penggemar olahraga salju.

Dengan jarak dua jam perjalanan dari Bandara Chitose Baru, resor-resor ini mudah diakses, cocok untuk perjalanan singkat atau liburan yang lebih panjang.

Rusutsu

Hanya 30 menit perjalanan dari Niseko, Rusutsu adalah resor luas yang menawarkan berbagai kegiatan, termasuk skiing, taman hiburan, dan pemandian air panas (onsen).

Furano

Jika Anda ingin menjelajahi lebih jauh, Furano adalah pilihan yang tepat.

Selain dari berbagai lintasan ski yang menakjubkan, Anda juga bisa menikmati aktivitas lain seperti naik rakit salju dan mobil salju.

Menyambut Bunga Sakura yang Indah

Bunga sakura adalah salah satu ikon Jepang yang paling dikenal di seluruh dunia.

Mereka mulai bermekar dari ujung selatan di pulau Kyushu pada akhir bulan Maret dan secara bertahap menyebar ke utara, melalui pulau-pulau Honshu dan Hokkaido, hingga bulan April.

BACA JUGA :  Tutorial Cara Beli Minuman di Vending Machine di Jepang!

Selama musim ini, kota-kota, taman-taman, dan pegunungan di seluruh Jepang dibanjiri oleh warna merah muda dan putih dari bunga sakura, menciptakan kesempatan yang luas untuk merayakan dan bersenang-senang di luar ruangan.

Awal Perkembangan

Bunga sakura pertama kali mekar di kota-kota selatan seperti Fukuoka.

Jika Anda berada di area ini pada akhir Maret hingga awal April, Anda bisa pergi ke taman-taman indah seperti Taman Nishi, Kebun Raya Shiranoe, atau Taman Katsuyama.

Daerah Kansai

Kyoto, Nara, dan daerah Kansai lainnya menawarkan beberapa pemandangan sakura yang menakjubkan.

Kuil-kuil kuno di lereng daerah ini memamerkan pemandangan yang indah dengan latar belakang pepohonan sakura putih dan merah muda yang memikat.

Bunga Sakura di Tokyo

Di Tokyo, bunga sakura mekar di seluruh taman-taman, seperti Taman Nasional Shinjuku Gyoen, Taman Ueno, Sungai Meguro di Nakameguro, dan Parit Chidori-ga-fuchi dekat Istana Kekaisaran.

Setiap taman menawarkan pengalaman yang berbeda-beda, tetapi semuanya memiliki pesona dan keindahan yang tak terlupakan.

Menjelajahi Keindahan Pegunungan Alpen Tateyama Kurobe

Jepang memiliki pegunungan alpen sendiri yang memukau.

Terletak di sepanjang pusat pulau Honshu, Anda akan menemukan pemandangan spektakuler, puncak-puncak gunung yang tertutup salju, pedesaan yang memesona, dan danau serta sungai yang memikat.

Salah satu trek yang sangat populer adalah Rute Pegunungan Alpen Tateyama Kurobe, yang membentang sepanjang 37,2 kilometer melintasi Gunung Tateyama dan Gunung Akazawadake di prefektur Toyama dan Nagano.

Trek ini dibuka pada pertengahan bulan April.

Pesona Musim Semi di Tokyo

Musim semi adalah salah satu periode terbaik untuk mengunjungi Tokyo.

Selain cuaca yang nyaman, bunga sakura mulai mekar pada akhir Maret hingga awal April.

Ini adalah saat di mana kota dipenuhi dengan pohon sakura yang berbunga, menciptakan pemandangan yang luar biasa.

Selama musim ini, penduduk setempat dan wisatawan turun ke taman-taman untuk merayakan hanami, tradisi menikmati keindahan bunga sakura sambil berpiknik dan bersenang-senang bersama keluarga dan teman-teman.

Suhu Tokyo yang Nyaman

Pada bulan Maret, suhu rata-rata di Tokyo sekitar 13 derajat Celsius.

Ini adalah waktu yang tepat untuk berjalan-jalan di sekitar kota tanpa terlalu kedinginan.

Pada April, suhu rata-rata meningkat menjadi sekitar 18,5 derajat Celsius, dan pada Mei, suhu mencapai sekitar 21 derajat Celsius.

Cuaca biasanya cerah selama musim semi, sehingga Anda dapat menikmati keindahan alam dengan nyaman.

Keindahan Bunga Sakura

Bunga sakura adalah daya tarik utama musim semi di Jepang.

Di Tokyo, bunga sakura mulai mekar pada akhir Maret hingga awal April.

Pada periode ini, seluruh kota dipenuhi dengan warna merah muda yang menakjubkan.

Salah satu tradisi yang sangat dihormati adalah hanami, yang merupakan piknik di bawah pohon sakura.

Penduduk setempat dan wisatawan berkumpul di taman-taman untuk bersantai, makan, minum, dan menikmati kebersamaan di bawah bunga sakura yang indah.

Tempat Hanami yang Populer Di Tokyo

Taman Yoyogi

Dengan lebih dari 600 pohon sakura, Taman Yoyogi adalah salah satu tempat hanami paling populer di Tokyo.

Ribuan pengunjung datang setiap tahunnya untuk menikmati pemandangan sakura.

Pastikan Anda datang lebih awal untuk mendapatkan tempat yang baik dan membawa tikar piknik.

BACA JUGA :  Pengalaman Saya Naik LRT Kuala Lumpur! [Kuala Lumpur LRT Train]

Di taman ini, Anda juga dapat menikmati hidangan khas Jepang, seperti yakisoba dan mi goreng ala Jepang.

Taman Hibiya

Taman Hibiya memiliki sekitar 40 pohon sakura dan terletak di pusat kota Tokyo, dikelilingi oleh gedung-gedung pencakar langit modern.

Ini adalah tempat yang cocok untuk hanami bagi mereka yang mencari suasana yang lebih kontemporer.

Taman Rikugien

Taman Rikugien adalah salah satu taman terindah di Jepang dan menampilkan pohon sakura yang menjuntai ke bawah, menciptakan pemandangan yang sangat indah.

Selama musim semi, Anda dapat menjelajahi taman seluas 87.800 meter persegi ini dan menikmati keindahan sakura.

Produk Musiman yang Menarik Selama Musim Semi Di Jepang

Pada musim semi, toko-toko di Jepang dipenuhi dengan produk-produk bertema sakura yang menarik.

Anda akan menemukan dekorasi, makanan, minuman, dan banyak lagi yang menggambarkan keindahan bunga sakura.

Produk-produk musiman seperti kopi rasa sakura, cokelat berhiaskan bunga sakura, keripik rasa sakura, dan minuman beralkohol dengan aroma sakura sangat populer.

Selain itu, ada juga mochi berwarna merah muda yang dinamakan sakura mochi, serta stroberi yang dipanen pada musim semi yang lezat dan menjadi favorit banyak orang.

Kuliner Wajib Coba Selama Liburan Musim Semi di Jepang

Liburan musim semi di Jepang adalah saat yang sempurna untuk menikmati tidak hanya keindahan alamnya, tetapi juga kelezatan kuliner lokal yang khas.

Jepang terkenal dengan berbagai hidangan yang lezat dan unik.

Jadi, jika kamu merencanakan liburan musim semi ke Jepang, pastikan kamu mencoba beberapa kuliner wajib berikut ini.

1. Ramen: Pencinta Mi, Wajib Coba!

Ramen adalah salah satu makanan yang paling terkenal dan digemari di Jepang.

Ini adalah mi gandum yang disajikan dalam kaldu lezat dengan berbagai pilihan topping.

Ada banyak varian ramen yang bisa kamu coba, seperti ramen miso, shoyu (kecap asin), shio (garam), dan tonkotsu (kaldu tulang babi).

Saat mencoba ramen di Jepang, kamu akan menemukan banyak kedai ramen yang menawarkan pengalaman yang berbeda.

Beberapa kedai ramen tradisional memiliki menu yang sederhana dan fokus pada rasa kaldu yang mendalam, sementara yang lain menawarkan berbagai macam topping dan varian untuk memuaskan selera beragam.

2. Sushi: Kelezatan yang Tak Tertandingi

Sushi adalah salah satu kuliner Jepang yang paling terkenal di seluruh dunia.

Ini terdiri dari nasi asam yang digulung dengan potongan ikan segar atau bahan lainnya.

Selama liburan musim semi di Jepang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi sushi otentik yang segar dan lezat.

Kamu bisa menemukan sushi di berbagai tempat, mulai dari restoran mewah hingga kedai sushi kait (kaitenzushi) yang lebih terjangkau.

Salah satu pengalaman yang unik adalah mencoba sushi di pasar ikan Tsukiji di Tokyo, tempat kamu bisa menikmati sushi langsung dari sumbernya.

3. Sashimi: Keindahan Rasa Dalam Potongan Tipis

Sashimi adalah hidangan Jepang yang terdiri dari potongan ikan mentah segar yang disajikan tanpa dimasak.

Ini adalah pilihan yang sempurna bagi pecinta ikan, karena kamu bisa mencicipi rasa asli dan tekstur yang lembut dari ikan yang berkualitas tinggi.

BACA JUGA :  Petualangan Menjelajah Desa Samurai di Kakunodate, Jepang

Selama musim semi, berbagai jenis ikan sashimi tersedia, tergantung pada daerah yang kamu kunjungi.

Jadi, pastikan untuk mencoba beberapa sashimi lokal yang populer di tempat tujuan liburanmu.

4. Okonomiyaki: Pancake Ala Jepang

Okonomiyaki adalah hidangan serupa pancake yang berasal dari Jepang.

Namanya berasal dari kata “okonomi,” yang berarti “sesuai dengan selera,” dan “yaki,” yang berarti “memanggang.”

Hidangan ini memungkinkanmu untuk memilih bahan-bahan yang kamu inginkan dan memasaknya langsung di atas griddle di meja makanmu.

Okonomiyaki biasanya terbuat dari adonan yang terdiri dari tepung terigu, telur, kubis, daging atau seafood, dan berbagai saus dan mayones untuk penyajian.

Setelah matang, okonomiyaki biasanya dipotong menjadi segmen-segmen seperti pizza dan disajikan langsung kepada pelanggan. Ini adalah pengalaman makan yang interaktif dan lezat.

5. Onigiri: Camilan Portabel yang Praktis

Onigiri adalah camilan portabel dan praktis yang sering dijumpai di Jepang.

Ini adalah segumpal nasi yang dibentuk menjadi segitiga atau bulat dan dilapisi dengan nori (rumput laut).

Di dalamnya, kamu bisa menemukan berbagai isian seperti ikan, sayuran, atau daging.

Onigiri biasanya dibungkus dalam plastik atau nori untuk memudahkan konsumsi di mana saja.

Selama liburan musim semi di Jepang, onigiri adalah camilan yang sempurna untuk dibawa saat kamu menjelajahi tempat-tempat wisata atau melakukan perjalanan antar kota.

Kamu dapat menemukan onigiri di toko-toko convenience, supermarket, atau kedai-kedai khusus yang menjual berbagai varian rasanya.

6. Mie Soba: Makanan Hangat yang Cocok untuk Musim Semi

Mie soba adalah hidangan mie Jepang yang terbuat dari tepung buckwheat (soba).

Mie soba biasanya disajikan dalam kaldu hangat atau dingin, tergantung pada musim dan selera makanmu.

Selama musim semi yang hangat, mie soba dingin yang disajikan dengan saus kental menjadi pilihan yang menyegarkan.

Di musim semi, kamu bisa menikmati mie soba bersama dengan berbagai topping seperti irisan daun bawang, nori, tempura, atau daging.

Ini adalah makanan yang cocok untuk menghangatkan perutmu setelah berkeliling menikmati pemandangan musim semi yang mempesona.

Selama liburan musim semi di Jepang, jangan lewatkan kesempatan untuk mencicipi berbagai kuliner lezat yang ditawarkan.

Dari ramen yang gurih hingga sushi segar, ada banyak hidangan yang dapat memanjakan lidahmu.

Pastikan untuk mencoba beberapa kuliner wajib coba ini saat kamu menjelajahi keindahan alam dan budaya Jepang.

Dan, jika kamu merasa tulisan ini bermanfaat, bagilah informasi ini dengan teman-temanmu yang juga bercita-cita untuk menjelajahi Jepang pada musim semi.

Selamat menikmati liburan musim semi yang lezat!

Tips Berlibur di Musim Semi di Jepang

  1. Persiapkan Pakaian yang Tepat: Meskipun musim semi terasa nyaman, suhu bisa turun secara mendadak. Pastikan Anda membawa beberapa pakaian ekstra, seperti sweater atau jaket, untuk mengatasi perubahan cuaca yang mungkin terjadi.
  2. Hindari Minggu Emas: Akhir bulan April adalah awal dari “Minggu Emas” di Jepang, yaitu serangkaian hari libur nasional. Ini adalah saat di mana sebagian besar orang Jepang berlibur, sehingga tempat-tempat wisata bisa sangat ramai. Pertimbangkan untuk merencanakan perjalanan Anda di luar waktu puncak keramaian ini.
  3. Alergi Serbuk Bunga: Bunga sakura menghasilkan banyak serbuk sari, yang dapat menyebabkan alergi bagi beberapa orang. Jika Anda memiliki alergi serbuk bunga, pastikan Anda membawa obat alergi atau tindakan pencegahan yang diperlukan selama perjalanan Anda.

Musim semi di Jepang adalah waktu yang indah untuk mengeksplorasi keindahan alam, merayakan kebudayaan, dan menikmati kelezatan musiman.

Dengan cuaca yang nyaman, bunga sakura yang memukau, dan berbagai kegiatan yang tersedia, ini adalah periode yang sempurna untuk liburan di negeri matahari terbit.

Jadi, bersiaplah untuk memanjakan diri Anda dengan keajaiban musim semi di Jepang!


Fahmi

Fahmi adalah kontributor sekaligus penulis catperku.com, Travel Blogger dari Indonesia, Travel Vlogger Indonesia juga. Dulunya mas-mas kantoran, tapi sekarang berjuang menjadi pekerja lepas demi kebebasan memilih waktu liburan. Suka liburan ke Pantai tapi jarang nyebur, hobi trekking karena demen jalan kaki. Suka traveling di Indonesia, tapi juga nggak nolak kalau ada kesempatan liburan ke luar negeri. Travel Blogger Indonesia yang bermimpi buat keliling dunia, traveling jalur darat Asia-Eropa, Naik kereta api lewat Trans-Siberia, lalu menghabiskan masa pensiun di desa kampung halamannya. Nggak banyak kan mimpi saya? Anyway, kalau tertarik membantu mewujudkan mimpi saya, bisa hubungi di [email protected] ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *