Cobain Grab Wheels Keliling Legian Kuta Bali!

Tips Liburan, Travel Vlog

Sudah lama nih, kepikiran pengen mencoba naik Grab Wheels. Nah, saat saya berada di Bali, kesempatan itu datang juga! Jadi, saya memutuskan untuk mencoba naik Grab Wheels di Bali. Tarifnya hanya IDR 10.000 per 30 menit, jadi enggak terlalu mahal, kan? Nah, di sini saya akan berbagi pengalaman seru saya menjelajahi Legian Kuta, Bali, dengan Grab Wheels. Jadi, simak terus ya!

Mencoba Grab Wheels di Bali? Kenapa Enggak!

Cobain Grab Wheels Keliling Legian Kuta Bali! [ Liburan Di Bali ] [ Wisata Bali ]
Watch this video on YouTube.
Subscribe ke Youtube Fahmi Catperku.com ya!

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Apa Itu Grab Wheels?

Sebelum kita memulai petualangan, mungkin ada yang masih bingung, Grab Wheels itu apa sih? Jadi, Grab Wheels adalah layanan penyewaan sepeda listrik yang disediakan oleh Grab, perusahaan teknologi terkemuka di Asia Tenggara. Layanan ini memungkinkan kamu untuk menjelajahi kota dengan mudah dan ramah lingkungan.

Keuntungan Menggunakan Grab Wheels

Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan Grab Wheels, nih:

BACA JUGA :  Jatim Park 2 Batu Secret Zoo, Di Dalamya Ada Apa Saja? [ Kota Wisata Batu ]

1. Ramah Lingkungan

Dengan naik Grab Wheels, kamu membantu mengurangi polusi udara karena sepeda listrik ini tidak menghasilkan emisi gas buang. Jadi, kamu bisa menjelajahi kota sambil peduli pada lingkungan.

2. Hemat Biaya

Tarif Grab Wheels cukup terjangkau, yaitu IDR 10.000 per 30 menit. Ini jauh lebih murah dibandingkan dengan menggunakan ojek atau taksi untuk perjalanan singkat di dalam kota.

3. Menghindari Macet

Bali, terutama daerah Kuta dan Legian, seringkali padat lalu lintas. Dengan Grab Wheels, kamu bisa menghindari kemacetan dan sampai lebih cepat ke tujuanmu.

4. Fleksibilitas

Kamu bisa berhenti kapan saja dan di mana saja saat menggunakan Grab Wheels. Ini memungkinkanmu untuk menjelajahi tempat-tempat menarik yang mungkin tidak bisa diakses dengan kendaraan bermotor.

Panduan Penggunaan Grab Wheels

1. Download Aplikasi Grab

Langkah pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengunduh aplikasi Grab di ponsel pintarmu. Aplikasi ini tersedia untuk perangkat Android dan iOS.

2. Buat Akun atau Login

Jika kamu belum memiliki akun Grab, kamu perlu membuatnya terlebih dahulu. Jika sudah memiliki akun, cukup login.

3. Pilih Grab Wheels

Setelah masuk ke aplikasi, pilih opsi “Grab Wheels” yang biasanya muncul di beranda aplikasi.

4. Temukan Grab Wheels Terdekat

Aplikasi akan menunjukkan lokasi sepeda listrik Grab Wheels terdekat dari posisimu. Kamu bisa melihatnya di peta dan memilih yang paling sesuai.

5. Mulai Perjalanan

Setelah menemukan Grab Wheels yang kamu inginkan, cukup ketuk tombol “Mulai Perjalanan” di aplikasi. Ini akan membuka kunci sepeda listrik tersebut.

6. Nikmati Perjalanan

Sekarang kamu siap menjelajahi kota dengan Grab Wheels. Ingatlah untuk mengikuti peraturan lalu lintas dan tetap aman selama perjalanan.

BACA JUGA :  Pesona Tembeling beach, Natural Pool And Forest Yang Tersembunyi

7. Selesai Perjalanan

Setelah selesai perjalanan, kamu cukup parkir Grab Wheels dengan baik dan kunci sepeda listrik tersebut. Pastikan kamu mengakhiri perjalanan di aplikasi untuk menghentikan penagihan.

Keliling Legian Kuta dengan Grab Wheels

Sekarang saatnya bercerita tentang pengalaman saya menjelajahi Legian Kuta, Bali, dengan Grab Wheels. Ini adalah salah satu daerah yang sangat cocok untuk dijelajahi dengan sepeda listrik.

1. Pantai Legian

Pantai Legian adalah tempat yang sempurna untuk memulai petualangan dengan Grab Wheels. Saya menyewa Grab Wheels di sekitar area ini dan langsung menuju pantai. Melaju di sepanjang tepi pantai dengan angin laut yang sejuk adalah pengalaman yang luar biasa. Saya bisa berhenti kapan saja untuk menikmati pemandangan pantai atau bahkan berfoto.

2. Jalan Legian

Setelah puas menjelajahi pantai, saya melanjutkan perjalanan ke Jalan Legian. Ini adalah pusat kehidupan malam di Kuta dengan berbagai restoran, bar, dan toko-toko. Dengan Grab Wheels, saya bisa dengan mudah berpindah dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus repot mencari parkir.

3. Poppies Lane

Poppies Lane adalah jalan kecil yang terkenal di Kuta, dan saya pun memutuskan untuk mengunjunginya. Di sini, saya menemukan berbagai kedai makanan lokal yang menggoda selera. Saya juga berbelanja oleh-oleh di toko-toko suvenir. Dengan Grab Wheels, saya bisa menjelajahi Poppies Lane dengan mudah tanpa harus berjalan kaki.

4. Pantai Kuta

Saya juga tidak bisa melewatkan Pantai Kuta yang terkenal. Meskipun telah mengunjungi Pantai Legian, saya ingin melihat suasana Pantai Kuta yang lebih ramai. Dengan Grab Wheels, saya bisa sampai ke sana dengan cepat dan tanpa repot mencari tempat parkir.

BACA JUGA :  Liburan Ke Nyuto Onsen: Pengalaman Menginap di Ryokan, Hotel Khas Jepang

5. Berakhir di Tempat Asal

Setelah seharian menjelajahi Legian Kuta dengan Grab Wheels, saya akhirnya kembali ke lokasi awal di mana saya menyewa sepeda listrik tersebut. Saya mengakhiri perjalanan di aplikasi Grab untuk menghentikan penagihan.

Penutup: Grab Wheels – Cara Seru untuk Menjelajahi Kuta

Pengalaman menjelajahi Legian Kuta, Bali, dengan Grab Wheels benar-benar menyenangkan. Saya bisa mengelilingi daerah tersebut dengan mudah, hemat biaya, dan ramah lingkungan. Jika kamu berencana mengunjungi Bali dan ingin menjelajahi daerah-daerah seperti Legian Kuta, saya sangat merekomendasikan untuk mencoba Grab Wheels. Ini adalah cara seru untuk mengeksplorasi destinasi wisata dengan cara yang berbeda. Selamat menjelajah!


Fahmi

Fahmi adalah penulis catperku.com, Travel Blogger dari Indonesia, Travel Vlogger Indonesia juga. Dulunya mas-mas kantoran, tapi sekarang berjuang menjadi pekerja lepas demi kebebasan memilih waktu liburan. Suka liburan ke Pantai tapi jarang nyebur, hobi trekking karena demen jalan kaki. Suka traveling di Indonesia, tapi juga nggak nolak kalau ada kesempatan liburan ke luar negeri. Travel Blogger Indonesia yang bermimpi buat keliling dunia, traveling jalur darat Asia-Eropa, Naik kereta api lewat Trans-Siberia, lalu menghabiskan masa pensiun di desa kampung halamannya. Nggak banyak kan mimpi saya? Anyway, kalau tertarik membantu mewujudkan mimpi saya, bisa hubungi di [email protected] ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *