Kalayang Skytrain Soekarno-Hatta: Skytrain Pertama di Indonesia

Kalayang Skytrain Soekarno-Hatta: Skytrain Pertama di Indonesia

Travel Vlog

Halo, travelers! Kita akan membahas tentang salah satu fasilitas terbaru yang ada di Bandara Soekarno-Hatta, yaitu Kalayang Skytrain. Ini adalah skytrain pertama yang ada di Indonesia, dan aku akan memberikan kamu semua informasi yang perlu kamu ketahui tentang pengalaman naik Kalayang Skytrain ini. Jadi, gimana rasanya naik Kalayang Skytrain di bandara?

Apa Itu Kalayang Skytrain?

 

Kalayang Skytrain Soekarno Hatta, Skytrain Bandara Pertama Di Indonesia!
Watch this video on YouTube.
Subscribe ke Youtube Fahmi Catperku.com ya!

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Kalayang Skytrain, atau juga dikenal sebagai Automatic People Mover System (APMS), adalah fasilitas bandara yang dirancang untuk memudahkan perpindahan antar terminal dan juga akses ke Stasiun Kereta Api Bandara.

Di Bandara Soekarno-Hatta, terdapat dua jalur Kalayang yang dioperasikan dengan masing-masing dua set Kalayang dan dua gerbong di setiap set Kalayang.

Kamu dapat mengakses Kalayang melalui Shelter Kalayang yang terdapat di setiap terminal serta di Integrated Building yang terhubung dengan Stasiun Kereta Api Bandara.

Keuntungan Naik Kalayang Skytrain

Kalayang Skytrain ini menjadi salah satu moda transportasi yang sangat efektif untuk berpindah antar terminal di Bandara Soekarno-Hatta.

BACA JUGA :  Kebun Raya Bogor: Keajaiban Botani di Pusat Kota Bogor

Sebelum adanya Kalayang, biasanya kita harus menggunakan shuttle bus untuk berpindah terminal, dan ini bisa menjadi cukup merepotkan terutama jika lalu lintas di dalam bandara sedang padat.

Dengan adanya Kalayang Skytrain, semua jadi lebih cepat dan nyaman.

1. Akses Cepat ke Terminal 1 dan Terminal 2

Kalayang Skytrain dapat membawa kamu dengan cepat dari Terminal 1 ke Terminal 2 atau sebaliknya dalam waktu hanya 5 menit.

Ini sangat membantu jika kamu memiliki penerbangan yang terhubung antar kedua terminal ini.

2. Akses ke Terminal 3

Selain menghubungkan Terminal 1 dan Terminal 2, Kalayang Skytrain juga dapat membawa kamu ke Terminal 3 dengan waktu tempuh sekitar 7 menit saja.

Ini sangat berguna jika kamu memiliki penerbangan dari atau ke Terminal 3.

3. Akses ke Stasiun Railink KA Bandara

Salah satu fitur hebat dari Kalayang Skytrain adalah bahwa kamu dapat menggunakannya untuk menuju Stasiun Kereta Api Bandara.

Dari sini, kamu bisa pergi ke pusat kota Jakarta dengan kereta api, seperti Stasiun Sudirman Baru BNI City.

Ini merupakan alternatif yang nyaman jika kamu ingin mencapai pusat kota dengan kereta api.

4. Mengatasi Kemacetan di Bandara

Sebelum adanya Kalayang Skytrain, perpindahan antar terminal bisa sangat merepotkan terutama saat lalu lintas di dalam bandara sedang macet.

Kalayang Skytrain mengatasi masalah ini dan membuat perpindahan antar terminal menjadi lebih efisien dan nyaman.

Jadi, tak perlu lagi khawatir tentang ketinggalan pesawat karena harus berpindah terminal.

[ Baca Juga: Review Hotel Kapsul Bandara Soekarno-Hatta ]

Jam Operasional Kalayang Skytrain

Kalayang Skytrain di Bandara Internasional Soekarno-Hatta beroperasi setiap hari mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Jarak waktu operasional antar jalur Kalayang adalah sekitar 13 menit.

BACA JUGA :  Seperti Apa Ya Kantor Google Indonesia?

Sementara waktu yang dibutuhkan untuk berpindah antar terminal menggunakan Kalayang adalah sekitar tiga hingga lima menit.

Rute Kalayang Skytrain di Bandara Soetta

Kalayang Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta melayani rute dari dan menuju Terminal 1, Terminal 2, Stasiun Bandara, dan Terminal 3.

Di setiap terminal, rute Kalayang dibagi menjadi dua jalur, yaitu Jalur A dan Jalur B.

1. Rute Jalur A:

  • Berangkat dari Terminal 1 ke Terminal 2.
  • Kembali dari Terminal 2 ke Terminal 1.
  • Berangkat dari Terminal 2 ke Terminal 3.
  • Kembali dari Terminal 3 ke Terminal 2.

2. Rute Jalur B:

  • Berangkat dari Terminal 1 ke Terminal 2.
  • Kembali dari Terminal 2 ke Terminal 1.
  • Berangkat dari Terminal 2 ke Stasiun Bandara.
  • Kembali dari Stasiun Bandara ke Terminal 2.
  • Berangkat dari Terminal 3 ke Terminal 2.
  • Kembali dari Terminal 2 ke Terminal 3.

Cara Naik Kalayang Skytrain dari Setiap Terminal

Sekarang, mari kita bahas bagaimana cara naik Kalayang Skytrain dari setiap terminal di Bandara Soekarno-Hatta.

1. Cara Naik Kalayang dari Terminal 1:

Terminal 1 Bandara Soetta adalah titik awal Kalayang di setiap jalur.

Kamu bisa mengakses Kalayang dari Terminal 1B. Jaraknya sekitar 700 meter dari pintu kedatangan, dan kamu bisa mencapainya dengan berjalan kaki selama sekitar tiga menit.

2. Cara Naik Kalayang dari Terminal 2:

Setelah berangkat dari Terminal 1B Soetta, Kalayang akan menuju Terminal 2.

Lokasi Kalayang di Terminal 2 dapat diakses dari pintu kedatangan Terminal 2E.

Terminal Kalayang ini berada tepat di seberang pintu kedatangan 2E, sehingga kamu cukup berjalan kaki selama sekitar lima menit untuk menyeberang.

3. Cara Naik Kalayang dari Terminal 3:

Terminal 3 adalah terminal terakhir yang dilayani oleh Kalayang sebelum kembali ke Stasiun Kereta Bandara.

BACA JUGA :  KLCC Park Lake Symphony Water Fountain [Suria KLCC Mall Kuala Lumpur]

Lokasi Kalayang di Terminal 3 dapat diakses dari pintu 12 dan 13, tepatnya di lantai Mezzanine.

Dari gedung Aviation Security, kamu bisa naik eskalator menuju lantai dua, dan ruang tunggu Kalayang Terminal 3 berada tepat di dekat eskalator.

Jadi, itulah semua yang perlu kamu ketahui tentang Kalayang Skytrain di Bandara Soekarno-Hatta.

Fasilitas ini telah membantu banyak penumpang untuk berpindah antar terminal dengan lebih efisien dan nyaman.

Kalayang Skytrain adalah salah satu kemajuan terbaru di dunia transportasi udara Indonesia yang patut dibanggakan.

Jadi, jika kamu akan melakukan perjalanan melalui Bandara Soekarno-Hatta, pastikan untuk mencoba naik Kalayang Skytrain agar perjalananmu lebih lancar dan menyenangkan.


Fahmi

Fahmi adalah kontributor sekaligus penulis catperku.com, Travel Blogger dari Indonesia, Travel Vlogger Indonesia juga. Dulunya mas-mas kantoran, tapi sekarang berjuang menjadi pekerja lepas demi kebebasan memilih waktu liburan. Suka liburan ke Pantai tapi jarang nyebur, hobi trekking karena demen jalan kaki. Suka traveling di Indonesia, tapi juga nggak nolak kalau ada kesempatan liburan ke luar negeri. Travel Blogger Indonesia yang bermimpi buat keliling dunia, traveling jalur darat Asia-Eropa, Naik kereta api lewat Trans-Siberia, lalu menghabiskan masa pensiun di desa kampung halamannya. Nggak banyak kan mimpi saya? Anyway, kalau tertarik membantu mewujudkan mimpi saya, bisa hubungi di [email protected] ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *