Jalan-Jalan Di Kyoto Pake Kimono, Mengunjungi Tempat Wisata!

Jalan-Jalan Di Kyoto, Mengunjungi Tempat Wisata Terkenalnya!

Jepang, Tempat Wisata, Travel Vlog

Kyoto memiliki lanskap yang sangat mendukung untuk sesi foto ketika menggunakan kimono. Jadi, tidak ada salahnya mencoba pengalaman unik ini saat jalan-jalan di Kyoto, mengunjungi tempat wisata terkenalnya di 2024!

Jalan-jalan di Kyoto Pakai Kimono?

Salah satu pengalaman paling ikonik yang bisa kamu nikmati di Kyoto adalah berjalan-jalan menggunakan kimono tradisional.

Dengan mengenakan kimono, kamu dapat merasakan sensasi menjadi bagian dari sejarah dan budaya kota ini.

 

Jalan Jalan Di Kyoto Jepang Pake Kimono! [ Travel Vlog Jalan Jalan Di Jepang ]
Watch this video on YouTube.
Subscribe ke Youtube Fahmi Catperku.com ya!

 

My Instagram : instagram.com/catperku
My Youtube : youtube.com/@catperku

Suasana Bersejarah di Kyoto

Kyoto adalah kota yang sarat dengan sejarah. Sebagai bekas ibu kota Jepang selama lebih dari seribu tahun, kota ini dipenuhi dengan situs-situs bersejarah yang memukau.

Begitu kamu menginjakkan kaki di Kyoto, kamu akan segera merasakan atmosfer yang tenang namun misterius yang terpapar di setiap sudutnya.

Situs Bersejarah yang Mengagumkan

Jalan-Jalan Di Kyoto Pake Kimono, Mengunjungi Tempat Wisata!

Kuil Toji dengan pagoda 5 tingkatnya, Kuil Kinkakuji yang terkenal dengan paviliun emasnya, dan Kuil Ginkakuji yang megah dengan taman zen-nya adalah beberapa contoh dari kekayaan sejarah yang dapat ditemui selama jalan jalan di Kyoto.

Melangkah ke dalam kompleks-kompleks kuil ini, kamu akan terpesona oleh keindahan arsitektur tradisional Jepang dan merasakan kedamaian yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.

Tidak hanya itu, Kuil Kiyomizudera yang terletak di atas bukit dan menawarkan pemandangan spektakuler kota Kyoto, serta Kuil Kamigamo dan Kuil Shimogamo yang dikenal sebagai situs Warisan Dunia UNESCO, semuanya menambah kekayaan budaya dan sejarah kota ini.

[ Baca Juga: Kyoto Tower: Menara Observasi Tertinggi di Kyoto ]

Nishiki Market: Jendela Budaya Kuliner Kyoto

Selain dari situs-situs bersejarahnya, Kyoto juga terkenal dengan pasar tradisionalnya, Nishiki Market.

Di sini, kamu akan disuguhi dengan beragam makanan musiman khas Kyoto dan produk lokal yang unik.

Dikenal sebagai “dapur” Kyoto, Nishiki Market adalah tempat yang tepat untuk mencicipi berbagai hidangan lezat dan membeli oleh-oleh khas kota ini.

BACA JUGA :  Pantai Parangtritis, Pantai Di Jogja Terpopuler! Iya Kah? [ Wisata Jogja ]

Saat berjalan-jalan di Nishiki Market, kamu mungkin juga akan bertemu dengan maiko yang sedang berjalan ke arah kota.

Pengalaman ini akan menambah kesan magis dari kunjunganmu jalan jalan di Kyoto.

Akses dan Alamat di Kyoto

Untuk menuju ke Kyoto, stasiun kereta utamanya adalah Stasiun Kyoto.

Stasiun ini dilewati oleh kereta Shinkansen, sehingga mudah diakses dari berbagai kota besar di Jepang.

Akses Dari Berbagai Kota

Jika kamu berangkat dari Tokyo, perjalanan menuju Kyoto dengan Shinkansen akan memakan waktu sekitar 2,5 jam.

Dari Nagoya, perjalanan hanya sekitar 50 menit, sedangkan dari Stasiun Hakata di Kyushu, perjalanan membutuhkan waktu sekitar 3 jam.

Bagi yang berada di Osaka, perjalanan ke Kyoto bisa ditempuh dalam waktu sekitar 30 menit menggunakan kereta Limited Express.

Navigasi di Kyoto

Kyoto memiliki sistem alamat yang cukup sederhana, membuatnya mudah untuk dinavigasi selama jalan jalan di Kyoto.

Kota ini berbentuk persegi yang membentang dari utara ke selatan dan barat ke timur.

Dengan memahami istilah seperti “agaru” untuk ke utara, “sagaru” untuk ke selatan, “nishiiru” untuk ke barat, dan “higashiiru” untuk ke timur, kamu dapat dengan mudah menemukan alamat yang dituju.

[ Baca Juga: Tempat Ibadah Sholat untuk Muslim di Kyoto Tower, Osaka dan Sekitarnya ]

Iklim dan Pakaian yang Dikenakan Saat di Kyoto

Jalan-Jalan Di Kyoto Pake Kimono, Mengunjungi Tempat Wisata!

Kyoto memiliki iklim yang berbeda-beda tergantung pada musimnya, sehingga penting untuk memilih pakaian yang sesuai saat mengunjungi kota ini.

Musim Panas

Musim panas di Kyoto terasa panas dan lembab, dengan rata-rata temperatur sekitar 27 derajat Celsius.

Kadang-kadang, suhu bisa mencapai 38 derajat Celsius. Saat mengunjungi tempat-tempat di luar ruangan, seperti situs-situs bersejarah, pastikan untuk membawa topi, handuk, atau kipas (sensu) untuk mengatasi panasnya.

Musim Gugur

Musim gugur di Kyoto memiliki suhu sekitar 18,5 derajat Celsius.

Pada musim ini, kamu dapat mengenakan baju lengan pendek atau kardigan saja.

Namun, jika suhu mulai turun, pastikan untuk membawa sweter atau jaket untuk menghangatkan diri.

Musim Dingin

Musim dingin di Kyoto bisa sangat dingin, dengan temperatur rata-rata sekitar 5 derajat Celsius. Pada bulan Januari, suhu bisa mendekati nol derajat Celsius.

Saat berkunjung pada musim dingin, pastikan untuk membawa jaket, mantel, sarung tangan, dan syal agar tetap hangat.

Musim Semi

Musim semi di Kyoto memiliki suhu udara sekitar 15 derajat Celsius. Pada musim ini, kamu dapat mengenakan baju lengan panjang, rompi, atau kardigan untuk tetap nyaman.

[ Baca Juga: Petualangan di Taman Nara: Antara Wihara, Kuil, dan Rusa Jinak ]

Mengenal Lebih Dekat 13 Tempat Wisata Menarik di Kyoto

Kyoto memang tak pernah kehabisan daya tarik bagi para pengunjungnya.

BACA JUGA :  Tutorial Cara Buka Bungkus Onigiri Jepang Yang Benar!

Dari kuil-kuil yang anggun hingga taman-taman yang memesona, setiap sudut kota ini menawarkan pengalaman wisata yang tak terlupakan.

Mari kita telusuri lebih dalam mengenai 13 tempat wisata menarik di Kyoto!

1. Kuil Toji Dengan Pagoda 5 Tingkatnya

Kuil Toji Dengan Pagoda 5 Tingkatnya

 

Kuil Toji adalah salah satu tempat bersejarah yang wajib dikunjungi di Kyoto.

Didirikan pada tahun 796 Masehi oleh Biksu Kobo-Daishi Kukai, kuil ini menjadi pusat kegiatan sekte Buddha Shingon Mikkyo.

Salah satu daya tarik utama Kuil Toji adalah pagoda 5 tingkatnya yang mengagumkan. Dengan ketinggian mencapai 54,8 meter, pagoda ini menjadi landmark yang khas di kota Kyoto.

Di dalam aula utama kuil, wisatawan juga dapat menemukan patung Buddha Dainichi Nyorai dan mandala berbentuk 3 dimensi yang menjadi objek terbaik dari kuil ini.

2. Kuil Kinkakuji

Kuil Kinkakuji

Kuil Kinkakuji atau yang dikenal juga dengan nama Rokuonji adalah salah satu kuil paling ikonik di Kyoto.

Dibangun pada tahun 1397, kuil ini dulunya adalah tempat tinggal bagi Shogun Ashikaga Yoshimitsu.

Yang membuat Kinkakuji begitu memukau adalah aula pemujaan Buddha yang dilapisi dengan emas, menciptakan pantulan warna emas yang mengagumkan di atas danau yang mengelilingi kuil.

Pemandangan ini menjadi salah satu yang paling terkenal di Kyoto dan menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.

3. Kuil Ginkakuji

Kuil Ginkakuji

Berbeda dengan Kinkakuji yang gemerlap dengan emas, Ginkakuji memiliki daya tarik yang lebih sederhana namun tak kalah memukau.

Nama resmi kuil ini adalah Jishoji, dan dulunya merupakan vila pribadi untuk Shogun Ashikaga Yoshimasa.

Desain Ginkakuji mencerminkan esensi budaya Higashiyama yang lebih sederhana dan elegan.

Salah satu fitur menarik dari kuil ini adalah taman pasirnya yang terkenal, yang dirancang untuk menciptakan pemandangan yang indah dan menenangkan.

4. Kuil Kiyomizudera

Kuil Kiyomizudera

Kiyomizudera adalah salah satu kuil tertua dan paling terkenal di Jepang, yang didirikan pada tahun 778.

Salah satu daya tarik utama kuil ini adalah panggung kayu bernama Jigokudome, yang menawarkan pemandangan spektakuler kota Kyoto dari ketinggian.

Wisatawan juga dapat mengunjungi mata air Otowa no Taki di kuil ini, yang dipercaya dapat memberikan keberkahan dalam pendidikan, percintaan, dan umur panjang.

5. Kuil Kitano Tenmangu

Kuil Kitano Tenmangu adalah tempat pemujaan dewa pendidikan

Kuil Kitano Tenmangu adalah tempat pemujaan dewa pendidikan, Sugawara no Michizane, dan merupakan pusat dari sekitar 12.000 kuil Tenmangu di Jepang.

Kuil ini juga terkenal dengan taman buah prem-nya dan ornamen patung sapi yang berkaitan dengan Michizane.

Pengunjung dapat menikmati keindahan taman sambil menikmati secangkir teh hijau, serta mengunjungi festival yang diadakan di kuil ini setiap bulannya.

6. Eikando

Eikando atau Kuil Zenrinji adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi Kyoto

Eikando atau Kuil Zenrinji adalah tempat yang tidak boleh dilewatkan saat mengunjungi Kyoto, terutama selama musim momiji (musim gugur).

BACA JUGA :  Himeji Castle: Memasuki Dunia Sejarah yang Megah

Salah satu fitur paling menakjubkan dari kuil ini adalah momiji atau pohon maple Jepang yang indah, yang mengubah taman kuil menjadi lanskap yang spektakuler dengan warna-warna musim gugur.

Selain itu, pengunjung juga dapat melihat lukisan naga awan yang indah di langit-langit aula kuil.

7. Kuil Tofukuji

Tofukuji adalah salah satu kuil terbesar dan terindah di Kyoto

Tofukuji adalah salah satu kuil terbesar dan terindah di Kyoto, terutama terkenal karena pemandangan momiji yang menakjubkan.

Dari Jembatan Tsutenbashi di kuil ini, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan luar biasa dari ribuan pohon maple yang berubah warna selama musim gugur.

Selain itu, kuil ini juga terkenal dengan taman-tamannya yang indah, yang membuatnya menjadi tempat yang sempurna untuk berjalan-jalan santai dan menikmati keindahan alam.

8. Arashiyama

Arashiyama adalah destinasi wisata yang terkenal di Kyoto

Arashiyama adalah destinasi wisata yang terkenal di Kyoto dengan pemandangan alamnya yang memukau, terutama selama musim sakura dan momiji.

Di sekitar Jembatan Togetsukyo, terdapat banyak objek wisata menarik, seperti Kuil Tenrinji dan Kuil Nonomiya, serta hutan bambu yang terkenal.

Pengunjung juga dapat menikmati keindahan taman dan taman-taman di sekitar kuil-kuil di Arashiyama.

9. Kuil Tenryuji

Tenryuji adalah kuil Zen yang terkenal dengan taman bersejarahnya, Sogenchi Teien

Tenryuji adalah kuil Zen yang terkenal dengan taman bersejarahnya, Sogenchi Teien, yang ditetapkan sebagai situs bersejarah pertama dengan pemandangan spesial di Jepang.

Wisatawan juga dapat melihat lukisan naga awan yang indah di langit-langit aula kuil. Keseluruhan pengalaman di Kuil Tenryuji menghadirkan kedamaian dan keindahan alam yang memukau.

10. Kuil Koryuji

Koryuji adalah kuil tertua di Kyoto, yang dibangun pada tahun 603.

Koryuji adalah kuil tertua di Kyoto, yang dibangun pada tahun 603.

Salah satu hal yang menarik dari kuil ini adalah patung kayu Miroku Bodhisattva yang terkenal.

Di sekitar kuil ini, pengunjung juga dapat mengunjungi taman bermain Toei Kyoto Studio Park, yang merupakan lokasi syuting drama sejarah Jepang.

11. Kastil Nijo

Kastil Nijo adalah tempat bersejarah yang penting dalam sejarah Jepang

Kastil Nijo adalah tempat bersejarah yang penting dalam sejarah Jepang, terutama terkait dengan periode restorasi pemerintahan imperial.

Dengan parit yang mengelilingi kastil ini dan arsitektur yang indah, pengunjung dapat merasakan atmosfir bersejarah yang khas di Jepang.

12. Kuil Fushimi Inari Taisha

Kuil Fushimi Inari adalah kuil yang paling terkenal dengan ribuan gerbang torii berwarna merah

Kuil Fushimi Inari adalah kuil yang paling terkenal dengan ribuan gerbang torii berwarna merah vermilion yang membentang di lereng Gunung Inari.

Kuil ini telah menjadi pusat pemujaan untuk dewa Inari sejak abad ke-8 dan menawarkan pengalaman spiritual yang unik bagi para pengunjung.

13. Ryoanji

Ryoanji adalah taman batu Jepang yang terkenal dengan konsep Taman Karesansui.

Ryoanji adalah taman batu Jepang yang terkenal dengan konsep Taman Karesansui.

Dengan 15 batu besar dan kecil yang disusun secara artistik di taman ini, pengunjung dapat menikmati kedamaian dan keindahan alam yang unik.

Tanaman hias yang berubah-ubah sesuai musim juga menambah pesona taman ini.

Dengan mengunjungi 13 tempat wisata menarik di Kyoto ini, Anda akan dibawa dalam perjalanan melintasi sejarah, budaya, dan keindahan alam yang tak terlupakan.

Kyoto adalah kota yang kaya akan keajaiban, dan setiap sudutnya menawarkan pengalaman yang tak terlupakan bagi para pengunjungnya.


Fahmi

Fahmi adalah kontributor sekaligus penulis catperku.com, Travel Blogger dari Indonesia, Travel Vlogger Indonesia juga. Dulunya mas-mas kantoran, tapi sekarang berjuang menjadi pekerja lepas demi kebebasan memilih waktu liburan. Suka liburan ke Pantai tapi jarang nyebur, hobi trekking karena demen jalan kaki. Suka traveling di Indonesia, tapi juga nggak nolak kalau ada kesempatan liburan ke luar negeri. Travel Blogger Indonesia yang bermimpi buat keliling dunia, traveling jalur darat Asia-Eropa, Naik kereta api lewat Trans-Siberia, lalu menghabiskan masa pensiun di desa kampung halamannya. Nggak banyak kan mimpi saya? Anyway, kalau tertarik membantu mewujudkan mimpi saya, bisa hubungi di [email protected] ya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *