Situ Patenggang, Danau Ditengah Lautan Kebun Teh

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Lautan kebun teh mendominasi pemandangan di sepanjang jalan menuju Situ Pantenggang. Seumur – umur baru kali ini saya melihat pohon teh asli, meskipun telah puluhan tahun menjadi penikmat teh.

Situ Patenggang Hanya Beberapa Kilometer Dari Kawah Putih

Situ Patenggang sebenarnya adalah bonus setelah berkunjung ke Kawah Putih Ciwidey, karena lokasinya memang cukup dekat, sekitar 30 menit, jika naik sepeda motor dengan santai dari Kawah Putih Ciwidey. Jadi rugi sekali kalau tidak berkunjung ke Situ Patenggang setelah jauh – jauh datang ke Kawah Putih Ciwidey.

Saya suka sekali berkunjung ke destinasi wisata danau seperti Situ Patenggang. Seperti ketika saya di Bali, saya sudah pernah berkunjung ke dua danau yang cukup terkenal, yaitu Danau Beratan yang ada di kawasan Bedugul, dan Danau Batur yang ada di Kintamani. Namun, kunjungan ke Situ Patenggang ini terasa lebih spesial.  Selain saya berkunjung ke Situ Patenggang berdua dengan si pacar, untuk kali pertama saya bisa menyaksikan pohon teh asli yang belum diseduh dari dekat.

Situ Patenggang Danau Ditengah Lautan Kebun Teh 3 copy Situ Patenggang, Danau Ditengah Lautan Kebun Teh

Lautan kebun teh yang terlihat cantik di sepanjang jalan menuju Situ Patenggang

Simple memang, tapi saya begitu heboh ketika melihat pohon teh yang jumlahnya banyak sekali itu. Saya memang penikmat teh sejak kecil. Dari dulu sering dibuatkan segelas teh hangat, atau membuatnya sendiri ketika masih mahasiswa. Cuma saya belum pernah sedetikpun melihat pohon teh yang masih hidup. Bersyukur sekali, ketika pertama melihat pohon teh, gak cuman sebiji! Tetapi pemandangan lautan pohon teh. Wah Bukan Mimpi! Ini bukan hanya pohon teh saja! Tetapi lautan Pohon teh!

Pintu masuk menuju Situ Patenggang sendiri adalah menembus lautan kebun teh. Kemarin saya membayar Rp. 15.000 di pintu masuk untuk dua orang dan sebiji sepeda motor. Nanti sampai di tempat parkir sepeda motor, harus membayar lagi Rp. 5000 untuk parkir sekaligus menitipkan helm. Lebih murah dari pada di Kawah Putih Ciwidey, dimana untuk menitipkan dua buah helm saja adalah Rp. 15.000. Tapi, tetap sebuah harga yang murah lah, dengan segitu saya bisa menikmati suasana adem di tepi danau dengan pemandangan yang begitu hijau.

Bukan Indonesia kalau tidak ada legenda atau mitos tentang suatu tempat. Tidak ketinggalan pula Situ Patenggang, yang juga memiliki cerita. Dari namanya, Situ Patenggang berasal dari bahasa Sunda, pateangan-teangan yang artinya saling mencari.

Situ Patenggang Danau Ditengah Lautan Kebun Teh 1 copy Situ Patenggang, Danau Ditengah Lautan Kebun Teh

Pemandangan di sekitar Situ Patenggang terasa begitu hijau dan adem

Konon, nama danau ini mengisahkan cerita cinta seorang Putra Prabu dan Putri titisan Dewi yang besar bersama alam, yaitu ki Santang dan Dewi Rengganis. Karena suatu sebab, mereka berpisah untuk sekian lama. Namun cinta mereka yang begitu mendalam, hingga mereka saling mencari dan akhirnya bertemu di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan “Batu Cinta”.

Dewi Rengganis pun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (Pulau Asmara /Pulau Sasaka). Menurut cerita ini, yang singgah di batu cinta dan mengelilingi pulau asmara, senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.

Cerita yang menarik, sayangnya saya kurang begitu tertarik untuk membuktikan mitos tersebut. Bahkan ketika ditawari oleh bapak – bapak yang menyewakan perahu mereka. “Ayo mas, ke batu cinta, murah kok, bisa digabung dengan yang lain” kata mereka. Enggak terlalu mahal sih sebenarnya, cuma Rp. 20.000 – 25.000 tergantung kemampuan tawar menawar.  Cuma waktu itu cuaca begitu berawan, hujan bisa turun tanpa memberi peringatan. Enggak mau dong basah kena hujan, apalagi kehujanan ketika naik perahu, cukup dah, sekali saja kena badai di selat makassar, enggak mau lagi! Hehee!

Lokasi yang sedikit jauh dari kota Bandung, tidak membuat Situ Patenggang sepi pengunjung. Malah saya dibuat kaget karena banyak sekali rombongan yang menggunakan Bus besar untuk datang ke sini. Mungkin Situ Patenggang ini ramai sekali karena Blackberry disini murah sekali, cuma Rp. 5000 sebungkusnya. Weits! Tapi Blackberry yang ada disini bukan buatan RIM lho, yang ada messengernya. Tetapi Blackberry yang dimaksud adalah buah Berry hitam. Yee, pantesan murah :D

feac9ae1d439f42b0b28911bc6ea94f6 Situ Patenggang, Danau Ditengah Lautan Kebun Teh

Blackberry super duper murah kalau di Situ Patenggang :D

Nah! para Myth Junkie, Nature Junkie atau pasangan yang ingin membuktikan kebenaran mitos batu cinta ala Situ Patenggang, tertarik untuk datang kesini? Yuuk, saya mau lagi heheee!

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Follow catperku Instagram @idbcpr, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Support catperku dengan berdonasi, kerjasama, atau beli buku penulis : The Traveler Notes : BALI, THE ISLAND OF BEAUTY

Yang Banyak Dicari

Author: Rijal Fahmi Mohamadi

Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!

Share This Post On

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

CommentLuv badge

16 Comments

  1. yg selalu di inget sama danau ini, batu cintanya, klo ga salah ini juga tempat syuting film heart yaa..

    Post a Reply
    • lhaaa, tempat buat shooting film heart juga toh :D baru tahu :D

      Post a Reply
  2. Ini tempat emang bagus banget dah, walau udah sering ke sini tetap ga bosan! Setuju sama komen si Ruslan, maskot nya batu cinta terus jadi tempat syuting film Heart jg haha

    Post a Reply
    • saya pengen kesana lagi T_T ,sangat suka sama ademnya, sama pemandangan hijau kebun tehnya :D

      Post a Reply
  3. Blackberry-nya bikin ngeces :)…thanks infonya, bisa buat modal kalau mau main ke sana….

    Post a Reply
    • hahah, murah itu cuma 5000 an :D kalau blackberry yang di toko sejutaan lebih :P

      Post a Reply
  4. gan Punten klo mini bus 30 set bisa di bwa ke parkir atas,kawah putih gak?
    dan tarif parkir ny berapa?? kalau dri kwah putih mau ke situ patenggang kira2 di bis brpa jam perjalanan yaa,,
    tolong di info kan ya gan ke 087873915653
    terimakasih

    Post a Reply
    • wah, kurang tahu juga ya,, saya kemarin kesana naik motor,, tapi liat juga sih bus besar bisa sampe ke sana :D kalau biaya parkir kurang tahu :)

      Post a Reply
  5. ane dulu pernah kesini gan, nginep beberapa hari ngerasain dinginnya situ patenggang, lumayan buat refreshing :D

    Post a Reply
  6. Memang sungguh indah pemandanganny, jadi pingin kesana lg T_T
    Bukan heart aja yg lokasi shootingnya dsni, Tentang Cinta juga sama yg di perankan Vino G Bastian & Sheila Marcia thn 2006 :v

    Post a Reply
    • hoooh, gitu ya :D aku taunya cuma film heart sih yang shooting di situ patenggang. tapi memang pemandangannya pecah disini! kereeen!

      Post a Reply
  7. Baru tau, ternyata ini latar tempat di film Heart :)

    Emang keren sih tempatnya.

    Lagi ikut giveaway #CatperkuBagiParcel

    @Sofhy_Haisyah

    Post a Reply

Trackbacks/Pingbacks

  1. Dream Create Future - Catatan Perjalananku - […] Situ Patenggang, Danau Ditengah Lautan Kebun Teh […]
%d bloggers like this: