Situ Patenggang, Danau Ditengah Lautan Kebun Teh

Lautan kebun teh mendominasi pemandangan di sepanjang jalan menuju Situ Pantenggang. Seumur – umur baru kali ini saya melihat pohon teh asli, meskipun telah puluhan tahun menjadi penikmat teh. Situ Patenggang menjadi salah satu destinasi yang unik buat saya. Lain dari pada yang lain..

Situ Patenggang Hanya Beberapa Kilometer Dari Kawah Putih

Situ Patenggang sebenarnya adalah bonus setelah berkunjung ke Kawah Putih Ciwidey, karena lokasinya memang cukup dekat, sekitar 30 menit, jika naik sepeda motor dengan santai dari Kawah Putih Ciwidey. Jadi rugi sekali kalau tidak berkunjung ke Situ Patenggang setelah jauh – jauh datang ke Kawah Putih Ciwidey.

Saya suka sekali berkunjung ke destinasi wisata danau seperti Situ Patenggang. Seperti ketika saya di Bali, saya sudah pernah berkunjung ke dua danau yang cukup terkenal, yaitu Danau Beratan yang ada di kawasan Bedugul, dan Danau Batur yang ada di Kintamani. Namun, kunjungan ke Situ Patenggang ini terasa lebih spesial.  Selain saya berkunjung ke Situ Patenggang berdua dengan si pacar, untuk kali pertama saya bisa menyaksikan pohon teh asli yang belum diseduh dari dekat.

Lautan kebun teh yang terlihat cantik di sepanjang jalan menuju Situ Patenggang
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Lautan kebun teh yang terlihat cantik di sepanjang jalan menuju Situ Patenggang

Simple memang, tapi saya begitu heboh ketika melihat pohon teh yang jumlahnya banyak sekali itu. Saya memang penikmat teh sejak kecil. Dari dulu sering dibuatkan segelas teh hangat, atau membuatnya sendiri ketika masih mahasiswa. Cuma saya belum pernah sedetikpun melihat pohon teh yang masih hidup. Bersyukur sekali, ketika pertama melihat pohon teh, gak cuman sebiji! Tetapi pemandangan lautan pohon teh. Wah Bukan Mimpi! Ini bukan hanya pohon teh saja! Tetapi lautan Pohon teh!

Pintu masuk menuju Situ Patenggang sendiri adalah menembus lautan kebun teh. Kemarin saya membayar Rp. 15.000 di pintu masuk untuk dua orang dan sebiji sepeda motor. Nanti sampai di tempat parkir sepeda motor, harus membayar lagi Rp. 5000 untuk parkir sekaligus menitipkan helm. Lebih murah dari pada di Kawah Putih Ciwidey, dimana untuk menitipkan dua buah helm saja adalah Rp. 15.000. Tapi, tetap sebuah harga yang murah lah, dengan segitu saya bisa menikmati suasana adem di tepi danau dengan pemandangan yang begitu hijau.

Bukan Indonesia kalau tidak ada legenda atau mitos tentang suatu tempat. Tidak ketinggalan pula Situ Patenggang, yang juga memiliki cerita. Dari namanya, Situ Patenggang berasal dari bahasa Sunda, pateangan-teangan yang artinya saling mencari.

Pemandangan di sekitar Situ Patenggang terasa begitu hijau dan adem
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Pemandangan di sekitar Situ Patenggang terasa begitu hijau dan adem

Konon, nama danau ini mengisahkan cerita cinta seorang Putra Prabu dan Putri titisan Dewi yang besar bersama alam, yaitu ki Santang dan Dewi Rengganis. Karena suatu sebab, mereka berpisah untuk sekian lama. Namun cinta mereka yang begitu mendalam, hingga mereka saling mencari dan akhirnya bertemu di sebuah tempat yang sampai sekarang dinamakan “Batu Cinta”.

Dewi Rengganis pun minta dibuatkan danau dan sebuah perahu untuk berlayar bersama. Perahu inilah yang sampai sekarang menjadi sebuah pulau yang berbentuk hati (Pulau Asmara /Pulau Sasaka). Menurut cerita ini, yang singgah di batu cinta dan mengelilingi pulau asmara, senantiasa mendapat cinta yang abadi seperti mereka.

Cerita yang menarik, sayangnya saya kurang begitu tertarik untuk membuktikan mitos tersebut. Bahkan ketika ditawari oleh bapak – bapak yang menyewakan perahu mereka. “Ayo mas, ke batu cinta, murah kok, bisa digabung dengan yang lain” kata mereka. Enggak terlalu mahal sih sebenarnya, cuma Rp. 20.000 – 25.000 tergantung kemampuan tawar menawar.  Cuma waktu itu cuaca begitu berawan, hujan bisa turun tanpa memberi peringatan. Enggak mau dong basah kena hujan, apalagi kehujanan ketika naik perahu, cukup dah, sekali saja kena badai di selat makassar, enggak mau lagi! Hehee!

Lokasi yang sedikit jauh dari kota Bandung, tidak membuat Situ Patenggang sepi pengunjung. Malah saya dibuat kaget karena banyak sekali rombongan yang menggunakan Bus besar untuk datang ke sini. Mungkin Situ Patenggang ini ramai sekali karena Blackberry disini murah sekali, cuma Rp. 5000 sebungkusnya. Weits! Tapi Blackberry yang ada disini bukan buatan RIM lho, yang ada messengernya. Tetapi Blackberry yang dimaksud adalah buah Berry hitam. Yee, pantesan murah :D

Blackberry super duper murah kalau di Situ Patenggang :D
  • Facebook
  • Twitter
  • Google+
  • Pinterest

Blackberry super duper murah kalau di Situ Patenggang :D

Nah! para Myth Junkie, Nature Junkie atau pasangan yang ingin membuktikan kebenaran mitos batu cinta ala Situ Patenggang, tertarik untuk datang kesini? Yuuk, saya mau lagi heheee!

Berani Bermimpi, Berani Traveling, Berani Bertualang!
Ikuti travel blog catperku di social media : Instagram @catperku, Twitter @catperku & like Facebook catperku. Travel blog catperku juga menerima dukungan dengan donasi, dan atau ajakan kerjasama.

Yang Banyak Dicari

Komentar Pembaca Adalah Bahan Bakar Semangat Saya Untuk Terus Menulis!

comments

Fahmi (catperku.com)

Travel Blogger Indonesia, Travel Enthusiast, Backpacker, Geek Travel Blogger penulis catperku.com, Banyak ya? Satu lagi! Sekarang sedang belajar menulis. Punya mimpi keliling dunia dan pensiun menjadi seorang penulis. So sekarang lagi cari dana buat keliling dunia nih! Berminat membantu mewujudkan mimpi saya? Cepetan hubungi di catperku@gmail.com. Cepetan Ga pake lama ya!

You may also like...

18 Responses

  1. hijabpacker says:

    sadis euy pict nya..keren2 ^^

  2. Ruslan says:

    yg selalu di inget sama danau ini, batu cintanya, klo ga salah ini juga tempat syuting film heart yaa..

  3. Frenky says:

    Ini tempat emang bagus banget dah, walau udah sering ke sini tetap ga bosan! Setuju sama komen si Ruslan, maskot nya batu cinta terus jadi tempat syuting film Heart jg haha

  4. yusmei says:

    Blackberry-nya bikin ngeces :)…thanks infonya, bisa buat modal kalau mau main ke sana….

  5. zenx says:

    gan Punten klo mini bus 30 set bisa di bwa ke parkir atas,kawah putih gak?
    dan tarif parkir ny berapa?? kalau dri kwah putih mau ke situ patenggang kira2 di bis brpa jam perjalanan yaa,,
    tolong di info kan ya gan ke 087873915653
    terimakasih

  6. edwardseven says:

    ane dulu pernah kesini gan, nginep beberapa hari ngerasain dinginnya situ patenggang, lumayan buat refreshing :D

  7. Bijeh says:

    Memang sungguh indah pemandanganny, jadi pingin kesana lg T_T
    Bukan heart aja yg lokasi shootingnya dsni, Tentang Cinta juga sama yg di perankan Vino G Bastian & Sheila Marcia thn 2006 :v

  8. Sofhy Haisyah says:

    Baru tau, ternyata ini latar tempat di film Heart :)

    Emang keren sih tempatnya.

    Lagi ikut giveaway #CatperkuBagiParcel

    @Sofhy_Haisyah

  9. jessica bilbinamofu says:

    i love u Heart slamanya
    aku nonton selalu

  1. October 12, 2013

    […] Situ Patenggang, Danau Ditengah Lautan Kebun Teh […]

Pembaca yang baik selalu meninggalkan komentar bermanfaat :)

Pin It on Pinterest

%d bloggers like this:
Read more:
Meanwhile When I'm Lost In Cemara Beach
Photo Esai : Meanwhile When I’m Lost In Cemara Beach

Catperku (Travel Blogger Indonesia) – Ini adalah hasil perjalanan yang tak terduga, sebuah perjalanan tanpa perencanaan yang matang membawa saya...

Close