Lombok Selatan Adventure, Chapter 1 : Padang Bai – Lembar
Menjelajah Lombok Selatan Si Mutiara Timur Yang Tersembunyi
Mendengar kata “liburan ke lombok” apa yang pertama kali terpikirkan di kepala anda? kebanyakan pasti “Pantai Senggigi, dan tiga pulau kecil Gili” karena tujuan wisata tersebut memang sudah banyak terekspose ke dunia luar, namun kali ini saya mencoba sedikit style berbeda, meski saya belum pernah ke Lombok Timur, tetapi saya mencoba mengeksplore lombok pada sisi yang mungkin hanya sedikit orang mengetahuinya.
Keindahan dari tempat wisata yang ada di Lombok Selatan yang sebenarnya tak kalah dari tempat wisata yang ada di Lombok Timur, atau bahkan tempat wisata di bali sekalipun, namun pontensi wisata di Lombok Selatan kurang terekpose, mungkin karena jalur menuju lokasi yang sangat extreme.
Anyway, jalan – jalan ke Lombok Selatan kali ini saya menggunakan sepeda motor matic saya, jadi bisa di bilang touring lah, dengan peserta total peserta 3 orang, dan 2 motor. Kenapa saya memilih naik sepeda motor? selain bisa berhemat dan jarak Pulau Bali dan Lombok yang cukup dekat, kalau naik sepeda motor, tempat wisata yang bisa di kunjungi jadi lebih banyak, apalagi untuk jalur Lombok Selatan yang sedikit extreme. untuk jalur yang di lewati adalah sebagai berikut:
Berangkat dari Kuta (bali) jam 9 Malam dengan harapan sampai di pelabuhan padang bai sekitar jam 12 malam, dan bisa tidur di kapal ferry nantinya. Perjalanan dari Kuta (Bali) diawali dengan sambutan cuaca yang kurang bersahabat, baru saja memasuki daerah Gianyar hujan yang begitu lebat menyambut kami, otomatis jas hujan pun segera kami pakai, agar sampai tepat waktu di pelabuhan padang bai. Jalan menuju padang bai cukup mudah, karena sudah dipisah menjadi 2 jalur, hanya saja ada beberapa km jalan yang masih 1 jalur karena proses pembuatan belum selesai.
Hujan lebat memaksa kami memacu motor dengan kecepatan rendah, selain itu jalan yang gelap gulita membuat kami harus ekstra hati – hati, biarlah lambat asal selamat. memasuki daerah Karangasem hujan mulai reda, dan benar benar reda ketika sampai di Pelabuhan Padang bai, waktu menunjukkan jam 11.30 setengah jam lebih cepat dari yang di perkirakan.
Padang bai, merupakan salah satu jalur keluar masuk ke Pulau Dewata yang terletak di sisi timur Bali, terletak di Kabupaten Karangasem dan merupakan akses satu – satunya ke pulau lombok,masuk melalui Pelabuhan Lembar, Lombok. Sebenarnya banyak tempat menarik di Padang bai, tapi karena tujuan utama adalah Pulau Lombok, jadi di Padang Bai kami cuma singgah saja dan secepatnya membeli tikey menyeberang, waktu libur yang pendek memaksa kami memanfaatkan waktu dengan efisien.
Kapal ferry di pelabuhan Padang bai berangkat tiap satu jam sekali dari pelabuhan padang bai – lembar, jadi tidak usah khawatir tidak dapat kapal untuk menyeberang meski datang pada dini hari, saya sendiri menyeberang jam 12 malam waktu itu, dengan harga tiket menyeberang Rp. 102.000 karena membawa motor. penyeberangan ke Pulau Lombok memerlukan waktu sekitar 4-5 jam, jika berangkat dini hari seperti saya, cukup untuk beristirahat sebelum meneruskan perjalanan panjang di Pulau Lombok keesokan hari, sambil merasakan pengalaman tidur terombang-ambing di tengah laut. hehehe,,, (*)




[...] Lombok Selatan, Mutiara Timur yang tersembunyi, Chapter 1 : Padang Bai – Lembar [...]